Jl. Danau Beratan gang 7 no.6 Br. Buruan, Sanur, Denpasar Selatan, Bali 80228

Partnership 081238236898 (Tegar) | Donation 081901000271 (Desy) bali@seribuguru.org

Meet and Greet Volunteers 1000 Guru Bali 2017

Pagi itu komunitas 1000_Guru Bali mengadakan sebuah event pertemuan volunteers kami sebut sebagai “Meet and Greet”. Event ini adalah salah satu event favorit kami karena disinilah waktunya para volunteers bertemu kembali dan melepas rindu sambil bernostalgia. “Meet and Greet” juga membuka kesempatan untuk peserta yang belum bergabung dengan 1000_Guru Bali untuk ikut bersama, mengenal lebih jauh komunitas ini. Kali ini 1000_Guru Bali tidak sendiri, tetapi, berkolaborasi dengan teman-teman dari KECAK (Kelompok CInta Anti Korupsi) yang ikut di dalam rangkaian acara untuk memberikan kita “kelas integritas”.

Kami memulai kelas dengan membahas mengenai isi buku “Orange Juice”. Buku yang dibagikan kepada seluruh peserta pada saat registrasi. Buku ini bukan buku biasa yang kita tahu membosankan jika dibaca. Buku ini dapat “menyegarkan” otak yang dapat mengubah cara pandang kita tentang apa itu korupsi, jenis-jenisnya, dan contoh-contoh kecil yang sederhana yang dapat kita praktekkan sebagai pendukung anti korupsi. Buku ini sangat menarik untuk dibaca. Memuat cerita tokoh-tokoh bangsa sebagai contoh nyata yang pro dengan prilaku antikorupsi di kehidupan pribadi maupun masyarakat dalam hal sekecilpun.

Dari situ pikiran kami mulai terbuka, bahwa ternyata korupsi itu tidak hanya berupa uang loh, tetapi bisa juga berupa waktu. Bayangkan saja, tradisi anak muda sekarang yang terbiasa ‘menitip absen’ sudah dapat dikatakan korupsi kecil, dan juga telat dapat dikatakan sebagai korupsi waktu.

Dari diskusi itu ada hal menarik yang dapat kita praktekkan dalam ilmu sehari-hari, yaitu sembilan nilai-nilai anti korupsi. Apakah kesembilan nilai itu? Jujur, itulah yang utama walau kedengarannya mudah tetapi susah dilakukan. Peduli, itu nilai yang kedua. Mandiri, disiplin, tanggung jawab, kerja keras, sederhana, berani, dan adil adalah kesembilan nilai anti korupsi itu. Kedengarannya sederhana namun tidak semua orang dapat mempraktekkan di kehidupan sehari-hari. Sembilan nilai itu adalah kunci utama untuk memberantas virus korupsi yang sudah kian memburuk meracuni pikiran manusia.

Sebelum waktu menunjukkan pukul 1 siang, teman-teman dari KECAK meminta volunteers membentuk grup untuk menulis tentang fenomena pendidikan dan kondisi sekolah-sekolah di Bali saat ini. Teruntuk sekolah-sekolah di pedalaman yang biasanya komunitas 1000_Guru kunjungi. Kami diminta untuk memberikan kondisi sekolah ideal dan aksi-aksi nyata yang dapat kami lakukan. Semoga aksi-aksi yang dituliskan dengan pena pada lembar-lembar kertas itu tidak hanya sebagai tulisan yang dibaca, tetapi mampu diwujudkan dengan uluran tangan nyata yang dapat dilihat dan dikenang nanti.

 

Meet and Greet pun ditutup dengan acara makan bersama “Nasikita” salah satu partner dari 1000_Guru Bali yang ikut mendukung acara tersebut.

“First, when you do something bad it calls as a behavior. Afterwards, you will get addicted and it becomes a bad habit. And after becomes as a habit it will cling as the part of your character. That’s how the ‘virus of corruption’ works. It’s damage. It ruins your mental. Run from that or ruin?” Adelyne Ghifary.

Dokumentasi lengkap Meet & Greet bisa dilihat >di sini<

Share Button

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *